JURNAL APENDISITIS AKUT PDF

Oleh cinta jurnal Diposting pada 16 Agustus …Mendapatkan Jurnal Bahasa Indonesia Lengkap Sebagai masyarakat yang tinggal di era yang serba canggih maka Anda tentunya perlu bersyukur karena segala hal kini bisa menjadi lebih mudah bagi Anda. Apa… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …yang bisa Anda gunakan untuk kebutuhan Anda tersebut di internet. Anda mungkin yang sudah berpengalaman sudah pernah melakukan Download jurnal pemasaran internasional di sejumlah situs. Ada situs yang bisa Anda… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Download Kumpulan Contoh Jurnal Internasional Akuntansi Gratis Jurnal dapat mencakup segala bidang yang ada di sekitar kita, baik itu dibidang kesehatan, pendidikan hingga bahkan Anda bisa download jurnal internasional… Oleh cinta jurnal Diposting pada 15 Agustus …agar lebih mudah dalam pembuatan semua keperluan jurnal mengajar dan pengelolaan seluruh adminitrasi guru di sekolahan.

Author:Dajora Yozshurr
Country:Bahamas
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):23 July 2009
Pages:494
PDF File Size:3.87 Mb
ePub File Size:2.93 Mb
ISBN:259-6-64685-616-6
Downloads:73770
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shazuru



Pengertian Apendiks adalah organ tambahan kecil yang menyerupai jari, melekat pada sekum tepat dibawah katup ileocecal Brunner dan Sudarth, Appendisitis adalah suatu peradangan pada appendiks yang berbentuk cacing, yang berlokasi dekat katup ileocecal Long, Barbara C, Apendisitis adalah peradangan dari appendiks vermiformis, dan merupakan penyebab abdomen akut yang paling sering Arif Mansjoer dkk, Apendisitis adalah kondisi dimana infeksi terjadi di umbai cacing.

Dalam kasus ringan dapat sembuh tanpa perawatan, tetapi banyak kasus memerlukan laparotomi dengan penyingkiran umbai cacing yang terinfeksi. Bila tidak terawat, angka kematian cukup tinggi, dikarenakan oleh peritonitis dan shock ketika umbai cacing yang terinfeksi hancur Anonim, Apendisitis terbagi menjadi 2, yaitu: 1. Apendisitis akut, dibagi atas: a. Apendisitis akut fokalis atau segmentalis, yaitu setelah sembuh akan timbul striktur lokal.

Appendisitis purulenta difusi, yaitu sudah bertumpuk nanah. Apendisitis kronis, dibagi atas: a. Apendisitis kronis fokalis atau parsial, yaitu setelah sembuh akan timbul striktur lokal. Apendisitis kronis obliteritiva, yaitu appendiks miring, biasanya ditemukan pada usia tua. Etiologi Apendisitis akut dapat disebabkan oleh beberapa sebab terjadinya proses radang bakteria yang dicetuskan oleh beberapa faktor pencetus diantaranya hiperplasia jaringan limfe, fekalith, tumor apendiks, dan cacing askaris yang menyumbat.

Ulserasi mukosa merupakan tahap awal dari kebanyakan penyakit ini. Namun ada beberapa faktor yang mempermudah terjadinya radang apendiks, diantaranya: a. Faktor Bakteri Infeksi enterogen merupakan faktor patogenesis primer pada apendisitis akut.

Adanya fekolith dalam lumen apendiks yang telah terinfeksi memperburuk dan memperberat infeksi, karena terjadi peningkatan stagnasi feses dalam lumen apendiks, pada kultur didapatkan terbanyak ditemukan adalah kombinasi antara Bacteriodes fragililis dan E.

Kecenderungan familiar Hal ini dihubungkan dengan tedapatnya malformasi yang herediter dari organ, apendiks yang terlalu panjang, vaskularisasi yang tidak baik dan letaknya yang mudah terjadi apendisitis. Hal ini juga dihubungkan dengan kebiasaan makanan dalam keluarga terutama dengan diet rendah serat dapat memudahkan terjadinya fekalith dan mengakibatkan obstruksi lumen. Faktor ras dan diet Faktor ras berhubungan dengan kebiasaan dan pola makanan sehari-hari.

Bangsa kulit putih yang dulunya pola makan rendah serat mempunyai risiko lebih tinggi dari Negara yang pola makannya banyak serat. Namun saat sekarang, kejadiannya terbalik. Bangsa kulit putih telah merubah pola makan mereka ke pola makan tinggi serat. Justru Negara berkembang yang dulunya memiliki tinggi serat kini beralih ke pola makan rendah serat, memiliki risiko apendisitis yang lebih tinggi.

Faktor infeksi saluran pernapasan Setelah mendapat penyakit saluran pernapasan akut terutama epidemi influenza dan pneumonitis, jumlah kasus apendisitis ini meningkat. Namun, hati-hati karena penyakit infeksi saluran pernapasan dapat menimbulkan seperti gejala permulaan apendisitis D. Anatomi fisiologi Usus buntu dalam bahasa latin disebut sebagai Appendix vermiformis. Appendiks terletak di ujung sakrum kira-kira 2 cm di bawah anterior ileo saekum, bermuara di bagian posterior dan medial dari saekum.

Pada pertemuan ketiga taenia yaitu: taenia anterior, medial dan posterior. Secara klinik appendiks terletak pada daerah Mc. Posisi apendiks berada pada Laterosekal yaitu di lateral kolon asendens.

Di daerah inguinal: membelok ke arah di dinding abdomen Harnawatiaj, Walaupun lokasi apendiks selalu tetap, lokasi ujung umbai cacing bisa di retrocaecal atau di pinggang pelvis yang jelas tetap terletak di peritoneum. Ukuran panjang apendiks rata-rata 6 — 9 cm. Lebar 0,3 — 0,7 cm. Isi 0,1 cc, cairan bersifat basa mengandung amilase dan musin. Pada kasus apendisitis, apendiks dapat terletak intraperitoneal atau retroperitoneal. Apendiks disarafi oleh saraf parasimpatis berasal dari cabang nervus vagus dan simpatis berasal dari nervus thorakalis X.

Hal ini mengakibatkan nyeri pada apendisitis berawal dari sekitar umbilicus Nasution, Imunoglobulin ini sangat efektif sebagai perlindungan terhadap infeksi, tetapi jumlah Ig A yang dihasilkan oleh apendiks sangat sedikit bila dibandingkan dengan jumlah Ig A yang dihasilkan oleh organ saluran cerna yang lain.

Jadi pengangkatan apendiks tidak akan mempengaruhi sistem imun tubuh, khususnya saluran cerna Nasution, Patologi apendisitis berawal di jaringan mukosa dan kemudian menyebar ke seluruh lapisan dinding apendiks. Jaringan mukosa pada apendiks menghasilkan mukus lendir setiap harinya. Terjadinya obstruksi menyebabkan pengaliran mukus dari lumen apendiks ke sekum menjadi terhambat. Makin lama mukus makin bertambah banyak dan kemudian terbentuklah bendungan mukus di dalam lumen. Namun, karena keterbatasan elastisitas dinding apendiks, sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intralumen.

Tekanan yang meningkat tersebut akan menyebabkan terhambatnya aliran limfe, sehingga mengakibatkan timbulnya edema, diapedesis bakteri, dan ulserasi mukosa. Jika sekresi mukus terus berlanjut, tekanan intralumen akan terus meningkat. Hal ini akan menyebabkan terjadinya obstruksi vena, edema bertambah, dan bakteri akan menembus dinding apendiks. Peradangan yang timbul pun semakin meluas dan mengenai peritoneum setempat, sehingga menimbulkan nyeri di daerah perut kanan bawah.

Bila kemudian aliran arteri terganggu, maka akan terjadi infark dinding apendiks yang disusul dengan terjadinya gangren. Keadaan ini disebut dengan apendisitis ganggrenosa.

Untuk menegakkan diagnosa pada apendisitis didasarkan atas anamnese ditambah dengan pemeriksaan laboratorium serta pemeriksaan penunjang lainnya. Seringkali disertai dengan rasa mual, bahkan kadang muntah, kemudian nyeri itu akan berpindah ke perut kanan bawah dengan tanda-tanda yang khas pada apendisitis akut yaitu nyeri pd titik Mc Burney titik tengah antara umbilicus dan Krista iliaka kanan.

Bila posisi usus buntunya ke belakang, rasa nyeri muncul pada pemeriksaan tusuk dubur atau tusuk vagina. Pada posisi usus buntu yang lain, rasa nyeri mungkin tidak spesifik. Anonim, F. Pemeriksaan penunjang 1. Laboratorium Terdiri dari pemeriksaan darah lengkap dan test protein reaktif CRP. Pada pemeriksaan darah lengkap ditemukan jumlah leukosit antara Pemeriksaan darah Akan didapatkan leukositosis pada kebanyakan kasus appendisitis akut terutama pada kasus dengan komplikasi.

Pada appendicular infiltrat, LED akan meningkat. Pemeriksaan urine Untuk melihat adanya eritrosit, leukosit dan bakteri di dalam urin. Radiologi Terdiri dari pemeriksaan ultrasonografi dan CT-scan. Pada pemeriksaan ultrasonografi ditemukan bagian memanjang pada tempat yang terjadi inflamasi pada apendiks. Sedangkan pada pemeriksaan CT-scan ditemukan bagian yang menyilang dengan apendikalit serta perluasan dari apendiks yang mengalami inflamasi serta adanya pelebaran sekum.

Abdominal X-Ray Digunakan untuk melihat adanya fecalith sebagai penyebab appendisitis. USG Bila hasil pemeriksaan fisik meragukan, dapat dilakukan pemeriksaan USG, terutama pada wanita, juga bila dicurigai adanya abses. Dengan USG dapat dipakai untuk menyingkirkan diagnosis banding seperti kehamilan ektopik, adnecitis dan sebagainya.

Barium enema Suatu pemeriksaan X-Ray dengan memasukkan barium ke colon melalui anus. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan komplikasi-komplikasi dari appendicitis pada jaringan sekitarnya dan juga untuk menyingkirkan diagnosis banding.

Laparoscopi Suatu tindakan dengan menggunakan kamera fiberoptic yang dimasukkan dalam abdomen, appendix dapat divisualisasikan secara langsung. Tehnik ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi umum. Bila pada saat melakukan tindakan ini didapatkan peradangan pada appendix maka pada saat itu juga dapat langsung dilakukan pengangkatan appendix. Apendektomi dapat dilakukan dibawah anastesi umum atau spinal dengan insisi abdomen bawah atau dengan laparoskopi, yang merupakan metode terbaru yang sangat efektif.

Konsep Asuhan Keperawatan Sebelum operasi dilakukan klien perlu dipersiapkan secara fisik maupun psikis, disamping itu juga klien perlu diberikan pengetahuan tentang peristiwa yang akan dialami setelah dioperasi dan diberikan latihan-latihan fisik pernafasan dalam, gerakan kaki dan duduk untuk digunakan dalam periode post operatif. Hal ini penting oleh karena banyak klien merasa cemas atau khawatir bila akan dioperasi dan juga terhadap penerimaan anastesi.

DIALOGO DE MELOS TUCIDIDES PDF

DAFTAR ISI

Pengertian Apendiks adalah organ tambahan kecil yang menyerupai jari, melekat pada sekum tepat dibawah katup ileocecal Brunner dan Sudarth, Appendisitis adalah suatu peradangan pada appendiks yang berbentuk cacing, yang berlokasi dekat katup ileocecal Long, Barbara C, Apendisitis adalah peradangan dari appendiks vermiformis, dan merupakan penyebab abdomen akut yang paling sering Arif Mansjoer dkk, Apendisitis adalah kondisi dimana infeksi terjadi di umbai cacing. Dalam kasus ringan dapat sembuh tanpa perawatan, tetapi banyak kasus memerlukan laparotomi dengan penyingkiran umbai cacing yang terinfeksi. Bila tidak terawat, angka kematian cukup tinggi, dikarenakan oleh peritonitis dan shock ketika umbai cacing yang terinfeksi hancur Anonim,

BOB KATZ MASTERING AUDIO THE ART AND THE SCIENCE PDF

LAPORAN PENDAHULUAN APENDISITIS

Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Jurnal Penyakit Jantung PDF Ketika Anda berbicara tentang jurnal penyakit jantung yang ada ditengah masyarakat, tentunya ada masalah yang ingin Anda kaji lebih lanjut dengan penelitian yang lebih detail…. Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Contoh Jurnal Penyakit Jantung PDF Ketika Anda ingin mendapatkan bahan penelitian tentang penyakit jantung, Anda bisa mencoba mendownload contoh jurnal penyakit jantung pdf yang kami sediakan melalui link di… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …certainty faktor pada sistem pakar perjalanan penyakit hipertensi pdf jurnal kesehatan kulit penelitian tentang penyakit mental bencana contoh epidemiologi pada penyakit bbl jurnal mengenai penyakit addison kajian teori tentang penyakit… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Jurnal Penyakit Hipertensi — Free Artikel Penyakit Hipertensi Jurnal penyakit hipertensi adalah salah satu jenis jurnal yang sangat dibutuhkan dalam dunia kesehatan. Karena selain berisi tentang ilmu pengetahuan, jenis… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Kumpulan Jurnal Penyakit Diabetes PDF Ketika Anda ingin mempelajari lebih jauh tentang diabetes, akan lebih baik jika Anda mengumpulkan informasinya melalui beragam jurnal penyakit diabetes. Namun demikian, jika Anda… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Kumpulan Jurnal Penyakit Kanker PDF Ketika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang penyakit kanker, ada banyak jurnal penyakit kanker yang bisa Anda pelajari di perpustakaan universitas maupun perpustakaan daerah…. Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Bahan kajian dalam jurnal penyakit malaria Jenis penyakit Secara umum, masyarakat mengetahui bahwa malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium, namun sekarang ini ada jenis Plasmodium baru yang juga menyebabkan malaria,… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Jurnal Kesehatan Tentang Penyakit Dbd Pdf Pada prakteknya, jurnal penyakit DBD yang bisa ditemukan di perpustakaan akademik maupun rumah sakit, bisa membantu praktisi di bidang kesehatan atau masyarakat umum… Oleh cinta jurnal Diposting pada 21 Agustus …Jurnal Penelitian Penyakit Jantung Koroner PDF Untuk melakukan inovasi di dunia kesehatan, khususnya yang berhubungan dengan dunia penyakit jantung koroner, diperlukan banyak penelitian pendukung jurnal penelitian penyakit jantung koroner… 1.

Related Articles