FILUM ROTIFERA PDF

Bentuk tubuh Kelas I. Seisonacea Tubuh panjang; corona mengecil; ovary sepasang; jantan berkembang biak; hanya ada satu genus dengan dua sepesies laut, hidup komensal pada Nebila , kelas Crustacea. Kelas II. Bdelloidea Tubuh silindris dan retaktil:corona seperti dua roda yang berputar; ovary sepasang; kaki dengan jari atau tidak dikenal; parthenogenesis; berenang atau merayap; contoh philodina dan rotatoria,Embata.

Author:Mezragore Turn
Country:Mexico
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):21 September 2015
Pages:105
PDF File Size:1.68 Mb
ePub File Size:2.72 Mb
ISBN:250-5-73412-546-7
Downloads:75382
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dotilar



Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pada kolam-kolam ikan air tawar di pekan Baru-Riau ditemukan 5 spesies Brachionus, yaitu spesies B. Morfologi Brachionus plicatilis Brachionus merupakan zooplankton yang berukuran sekitar 0,,3 mm. Tubuh umumnya tidak berwarna atau transparan, mempunyai indra seperti bintik mata. Tubuh terbagi atas tiga bagian, yaitu kepala, badan dan kaki atau ekor. Bagian kepala terdapat enam buah duri. Pada duri yang panjang terdapat ujung bagian depan dilengkapi dengan gelang-gelang cilia yang kelihatan seperti spiral disebut korona yang berfungsi untuk memasukkan makanan ke dalam.

Brachionus plicatilis memiliki struktur tubuh masih sangat sederhana dengan tubuh bebentuk bilateral simetris, menyerupai piala.

Kulit terdiri dari dua lapisan yaitu, hipodermis dan kutikula. Antara jenis jantan dan betina terdapat perbedaan bentuk yang menyolok , dimana yang jantan mempunyai bentuk tubuh jauh lebih kecil daripada betina, selain itu jantan juga mengalami regenerasi. Brachionus jantan biasanya hanya muncul pada musim-musim tertentu.

Gambar 2. Brachionus dapat dijumpai di perairan yang banyak nannoplankton maupun detritusnya, organisme ini ditemui secara melimpah. Nannoplankton dan detritus merupakan pakan dari Brachionus, selain partikel organik lain, seperti ganggang renik, bakteri, dan protozoa, asalkan sesuai dengan bukaan mulutnya. Brachionus plicatilis bersifat euthermal. Pada suhu 15oC masih dapat tumbuh, tetapi tidak dapat bereproduksi, sedangkan pada suhu di bawah 10oC akan terbentuk telur istirahat.

Kenaikan suhu antara oC akan menaikkan laju reproduksinya. Kisaran suhu antara oC merupakan kisaran suhu optimum untuk pertumbuhan dan reproduksi, disamping itu Brachionus plicatilis juga bersifat euryhalin. Kondisi suhu di suatu perairan sangat erat kaitannya dengan intensitas cahaya. Di samping itu intensitas cahaya juga berpengaruh terhadap kehadiran zooplankton, diantaranya dari jenis Brachionus plicatilis.

Kepadatan pakan, jenis pakan, suhu air, salinitas, penetrasi cahaya dan sifat genetik sangat mempengaruhi perkembangbiakan zooplankton ini. Ukuran zooplankton ini juga mempengaruhi laju pertumbuhan populasi. Semakin besar ukurannya, maka laju pertumbuhan populasi semakin kecil.

Daur Hidup dan Reproduksi Brachionus plicatilis Sistem reproduksi rotifera ini terjadi secara seksual kawin dan aseksual parthenogenesis. Secara seksual, organ reproduksi betina terdiri dari ovarium, yolkgland dan oviduct, sedangkan organ reproduksi pada jantan dari satu testis yang dihubungkan oleh satu saluran sperma ke penis.

Brachionus plicatilis mempunyai kelamin terpisah, dapat bereproduksi secara aseksual dengan parthenogenesis, yaitu menghasilkan telur tanpa terjadi pembuahan dan individu baru yang dihasilkan bersifat diploid.

Selain secara aseksual, Rotifera ini juga bereproduksi secara seksual. Ada dua tipe Brachionus betina, yaitu betina amiktik dan betina miktik. Betina amiktik yaitu betina yang menghasilkan telur dan melakukan pembelahan meiosis, sedangkan betina miktik yaitu betina yang menghasilkan telur secara parthenogenesis.

Brachionus betina yang amiktik menghasilkan telur yang akan berkembang menjadi Brachionus betina yang amiktik pula. Namun, dalam keadaan tidak normal, telur betina amiktik tersebut dapat menetas menjadi betina miktik.

Selanjutnya betina akan menghasilkan telur yang berkembang menjadi hewan jantan. Apabila Brachionus jantan dan betina miktik kawin, telur yang dihasilkan berupa telur kista dormant egg. Telur kista ini tahan terhadap kondisi lingkungan yang jelek maupun kondisi kekeringan dan selanjutnya baru menetas setelah kondisi lingkungan menjadi normal kembali. Brachionus betina dapat hidup hari, sedangkan yang jantan antara hari.

Brachionus merupakan zooplankton yang berukuran sekitar 0,1- 0,3 mm, tubuh umumnya tidak berwarna atau transparan, mempunyai indra seperti bintik mata. Brachionus plicatilis memiliki struktur tubuh masih sangat sederhana dengan tubuh bebentuk bilateral simetris, menyerupai piala, kulit terdiri dari dua lapisan yaitu, hipodermis dan kutikula. Brachionus plicatilis hidup di perairan tawar, payau dan laut, bersifat planktonik.

Brachionus dapat dijumpai di perairan yang banyak nannoplankton maupun detritusnya. Diposting oleh.

CLASIFICACION DE TREMATODOS PDF

Pengertian Lengkap Porifera, Ciri-Ciri, Reproduksi

Beberapa bentuk primitive tidak memiliki rangka. Tipe saluran air yang ada pada spons ini berupa Leuconoid. Porifera yang masuk dalam kelompok Demospongia memiliki penyebaran yang paling luas dari daerah tidal hingga kedalaman abvasal. Beberapa bentuk memiliki habitat di air tawar.

4535VQ VICKERS PDF

Ciri-ciri Filum Rotifera

Etymology[ edit ] The word rotifer is derived from a Neo-Latin word meaning " wheel -bearer", [12] due to the corona around the mouth that in concerted sequential motion resembles a wheel though the organ does not actually rotate. Anatomy[ edit ] Rotifer colonies Colonial rotifers, tentatively identified as Conochilus from Lake Pontchartrain , Louisiana : the colony is somewhat less than 1 mm in diameter, but visible to the naked eye. Note heart-shaped corona of individuals. Rotifers have bilateral symmetry and a variety of different shapes. The body of a rotifer is divided into a head, trunk, and foot, and is typically somewhat cylindrical. There is a well-developed cuticle , which may be thick and rigid, giving the animal a box-like shape, or flexible, giving the animal a worm-like shape; such rotifers are respectively called loricate and illoricate.

ATTUNE YOUR BODY WITH DAO-IN PDF

FILUM ROTIFERA PDF

Arashizshura This is because sand does not hold water well so little is available to plants. Few species of trees are present; these are primarily conifers that grow in dense stands with little undergrowth. Brusca and Brusca, ; Hyman, ; Segers, ; Wallace, Folia Parasitologica Each species may have alternative adult morphotypes due to differing ecological conditions, a phenomenon known rofifera developmental polymorphism. Filter feeding rotifers have well-developed coronal cilia and a mastax pharynx for grinding food.

HINARIO CCUS PDF

makalah porifera

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pada kolam-kolam ikan air tawar di pekan Baru-Riau ditemukan 5 spesies Brachionus, yaitu spesies B. Morfologi Brachionus plicatilis Brachionus merupakan zooplankton yang berukuran sekitar 0,,3 mm. Tubuh umumnya tidak berwarna atau transparan, mempunyai indra seperti bintik mata. Tubuh terbagi atas tiga bagian, yaitu kepala, badan dan kaki atau ekor. Bagian kepala terdapat enam buah duri. Pada duri yang panjang terdapat ujung bagian depan dilengkapi dengan gelang-gelang cilia yang kelihatan seperti spiral disebut korona yang berfungsi untuk memasukkan makanan ke dalam. Brachionus plicatilis memiliki struktur tubuh masih sangat sederhana dengan tubuh bebentuk bilateral simetris, menyerupai piala.

Related Articles